Gelombang tsunami yang menjalar ke daerah perairan pantai yang sempit dan dangkal akan mengalami proses yang sangat kompleks yaitu shoaling, refraksi, difraksi dan refleksi. Shoaling adalah proses pembesaran gelombang tsunami karena pendangkalan dasar laut. Refraksi adalah transformasi gelombang tsunami akibat perubahan geometri dasar laut dan perubahan kedalaman laut. Apabila gelombang tsunami yang masuk perairan pantai, maka bagian garis puncak gelombang di air yang lebih dangkal akan menjalar dengan kecepatan yang lebih kecil daripada bagian air yang relatif dalam. Hal ini akan menyebabkan pembelokan garis puncak gelombang dan akan membentuk sejajar garis pantai. Proses difraksi merupakan transformasi gelombang tsunami yang diakibatkan oleh adanya bangunan dan struktur. Proses ini terjadi bila tinggi gelombang di suatu titik pada garis puncak gelombang lebih besar daripada titik didekatnya. Hal ini menyebabkan perpindahan energi sepanjang puncak gelombang ke arah tinggi gelombang yang lebih kecil. Sedangkan proses refleksi terjadi jika gelombang tsunami yang menjalar menuju suatu rintangan akan dipantulkan sebagian atau seluruhnya. Besar kecilnya gelombang yang mengalami refleksi tergantung pada jenis dan bentuk rintangan.
Gelombang tsunami yang menjalar memasuki daerah pantai yang menyempit dan dangkal, tingginya akan berubah sesuai dengan perubahan lebar dan kedalaman. Hal ini dapat dijelaskan dengan hukum Green. Secara matematis dapat ditulis:
2 komentar:
Bisa kenalan lebih jauh???
Alamat emailnya apa???
hohohoho..
anak ose juga ternyata..
salam knal ^^
ini matkul apa ya?
gelombang atau tssunami?
Posting Komentar